Sigli – Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah meresmikan sekaligus melakukan serah terima program model sarana WASH (Water, Sanitation, and Hygiene) yang aman, berketahanan iklim, dan inklusif di SDN 02 Garot, Kecamatan Indrajaya, Kabupaten Pidie, Kamis, 11 Februari 2026.
Program hasil kolaborasi UNICEF Indonesia dan Yayasan Aceh Hijau ini bertujuan meningkatkan akses air bersih, sanitasi, serta perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah guna mendukung kesehatan dan kenyamanan peserta didik.
Sarjani Abdullah mengatakan ketersediaan fasilitas WASH yang layak memiliki peran strategis dalam mewujudkan sekolah sehat dan ramah anak. Menurut dia, akses air bersih dan sanitasi yang memadai tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga berpengaruh terhadap kualitas pendidikan.
“Sanitasi sekolah yang baik merupakan fondasi pembentukan budaya hidup bersih dan sehat sejak dini,” kata Sarjani.
Peresmian tersebut dihadiri Kepala UNICEF Perwakilan Aceh Andi Yoga Tama, pimpinan Yayasan Aceh Hijau Syarifah Marlina, serta sejumlah pejabat Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten Pidie, termasuk kepala dinas terkait dan kepala sekolah.
Selain di SDN 02 Garot, program WASH juga diterapkan di SD Beungga dan SD Keude Batee. Penetapan sekolah-sekolah tersebut dilakukan melalui proses verifikasi dan penilaian untuk memastikan kelayakan sebagai lokasi percontohan sarana WASH yang aman, berketahanan iklim, dan inklusif.
Pemerintah Kabupaten Pidie berharap program ini dapat menjadi model pengembangan fasilitas sanitasi sekolah serta mendorong terciptanya lingkungan belajar yang sehat dan aman bagi peserta didik.
Editor : Amiruddin MK









