Home / Tni-Polri

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:24 WIB

Kritik Kondisi Keamanan, PMII Banten Desak Kapolri Segera Ganti Kapolda Banten

- Penulis Berita

Thetime23.my.id. || SERANG – Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Provinsi Banten secara resmi mengeluarkan pernyataan sikap tegas terhadap kondisi keamanan dan penegakan hukum di wilayah hukum Polda Banten. PMII menilai kinerja kepemimpinan Polda Banten saat ini memerlukan evaluasi menyeluruh, bahkan menuntut adanya pergantian pucuk pimpinan. Kamis (30/04/2026).

 

Ahmad juga menyatakan keprihatinan mendalam atas berbagai persoalan yang meresahkan warga Banten. Beberapa poin krusial yang disoroti meliputi tingginya angka kriminalitas jalanan, maraknya praktik premanisme di titik-titik strategis, hingga konflik sosial yang dianggap belum tertangani secara adil.

 

“Kepemimpinan di tubuh Polda Banten perlu dievaluasi secara serius. Kami melihat prinsip keadilan dan perlindungan terhadap masyarakat kecil belum sepenuhnya tercermin dalam praktik penegakan hukum saat ini ucapnya.

Baca Juga :  Polres Pidie Ikut Upacara Operasi Teritorial TNI

 

Selain masalah keamanan fisik, Ahmad juga menyoroti aspek transparansi dan komunikasi publik kepolisian yang dinilai lemah, sehingga memperburuk tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

 

Adapun Pernyataan Sikap PMII Banten

Atas dasar kondisi tersebut, PKC PMII Provinsi Banten menyatakan empat poin tuntutan utama.

 

1. Evaluasi Menyeluruh: Mendesak dilakukannya audit dan evaluasi total terhadap kinerja Kapolda Banten.

2. Pergantian Kepemimpinan: Meminta Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk segera melakukan pergantian jabatan Kapolda Banten.

3. Pemimpin Berintegritas: Mendorong hadirnya kepemimpinan baru yang lebih berintegritas, tegas, dan berpihak pada kepentingan rakyat.

Baca Juga :  KSPKT III Polsek Rangkasbitung Polres Lebak Patroli Bluelight di Seputaran Jalan RT.Hardiwinangun Antisipasi Balapan Liar  

4. PMII menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan bukan semata tuntutan politik, melainkan langkah strategis untuk mengembalikan kepercayaan publik serta memastikan tegaknya keadilan di tengah masyarakat.

 

Ucup sebagai kordinator aksi Menegaskan bahwa tuntutan ini bukan sekadar manuver politik, melainkan langkah strategis demi mengembalikan kepercayaan publik dan tegaknya keadilan.

 

Ucup menutup perkataan pada awak media dengan pesan yang kuat “Kepemimpinan yang gagal menghadirkan keadilan tidak layak dipertahankan.

 

Pernyataan ini ditegaskan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan sosial organisasi terhadap kondisi bangsa, khususnya di wilayah Provinsi Banten.

(Addin).

Share :

Baca Juga

Tni-Polri

Kritik Kondisi Keamanan, PMII Banten Desak Kapolri Segera Ganti Kapolda Banten

Tni-Polri

Kendaraan Dinas Harus Prima! Kodim Boyolali Jalani Pemeriksaan Ketat dari Paldam Diponegoro

Tni-Polri

Penutupan Pelatihan Poliran TMT 2026, Polda Banten Dorong SDM Unggul dan Mandiri

Tni-Polri

Belasan Eks Napiter di Pandeglang Ikuti Pelatihan Jadi Teknisi AC

Tni-Polri

Polda Banten Limpahkan Tahap II Kasus Dugaan Korupsi Proyek Akses Pelabuhan Warnasari

Tni-Polri

Kapolda Banten Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat Pengabdian di Polda Banten

Tni-Polri

Polda Banten Laksanakan Pemantauan Penerimaan Terpadu Polri TA 2026

Tni-Polri

Polda Banten Gelar Pembinaan Rohani Personel untuk Perkuat Mental dan Integritas

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!